Kain Batik Indonesia

Selasa, 24 November 2020

Spot Seru di Kota Batik Pekalongan

Apa yang terlintas dalam benak Anda saat mendengar Pekalongan? Batik! Kota yang satu ini memang identik dengan batiknya yang menjadi kekayaan budaya masyarakat setempat. Bukan hanya batiknya saja yang memikat, sebab berbagai lokasi wisata alam di sini pun sayang untuk dilewatkan, lho!

Spot Seru di Kota Batik Pekalongan

Konon, Pekalongan berasal dari kata kalong alias kelelawar. Namun tak berarti banyak kelelawar di kota ini, melainkan karena ritual tapa kalong yang dilakukan Bupati Kendal pertama. 

Bupati tersebut bernama Raden Bahu, ia bertapa seperti kalong dengan posisi terbalik dalam jangka waktu tertentu. Sejak saat itu, nama Pekalongan pun dipilih menjadi nama kota.

Untuk menambah rasa cinta pada wisata alam lokal, berikut adalah beberapa spot wisata seru yang ada di Kota Pekalongan, simak di bawah ini :

Menikmati Wisata Batik

Menikmati Wisata Batik

Wisata batik tentu menjadi spot pertama yang wajib Anda kunjungi bila melancong ke Pekalongan, Jawa Tengah. Lokasinya ada di jalan Jatayu No.3, Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kabupaten Pekalongan.

Di sini akan Anda temukan museum batik yang lengkap, bukan hanya memanjakan mata dengan aneka desain batik nan indah, namun juga menambah pengetahuan mengenai dunia batik yang begitu memesona.

Wisata Watu Ireng

Wisata Watu Ireng

Selanjutnya Anda bisa memilih wisata Watu Ireng untuk menghabiskan waktu dan bersantai, menikmati pemandangan dari atas bukit seluas 2 hektar. Lokasinya di jalan raya Lambur, Kecamatan  Kandangserang, Kabupaten Pekalongan.

Seperti namanya, Watu Ireng adalah bukit luas dengan banyak bebatuan besar yang warnanya hitam, serta semak belukar unik yang akan mengeluarkan suara ketika Anda injak. 

Mitos yang beredar di masyarakat tentang Watu Ireng membuatnya lebih istimewa, konon ada mulut gua yang terhubung ke bawah bukit di puncak, dan di dalamnya terdapat satu pasukan kuno juga seperangkat alat gamelan.

Curug Bajing

Curug Bajing

Lokasi Curug Bajing ada di jalan raya Petungkriyono, Hutan, Curugmuncar, Kecamatan Petungkriono. Berada pada ketinggian 1300 mdpl, membuat suasana di sekitar curug sangat segar dan sejuk.

Tinggi curug adalah 70 meter dengan arus air yang cukup deras. Untuk sampai ke lokasi curug, harus berjalan kaki terlebih dahulu sekitar 300 meter.

Pantai Slamaran Indah

Pantai Slamaran Indah

Pernah mendengar mitos Dewi Lanjar? Mitos masyarakat Jawa Tengah ini konon memiliki keraton di Pantai Slamaran, lho! Jangan heran jika kemudian saat Anda berwisata ke sini, akan menemukan beberapa pengunjung yang sedang melakukan ritual penghormatan untuk Dewi Lanjar.

Wisata Lolong

Wisata Lolong

Cobalah untuk berkunjung ke jalan raya Karanganyar Lebakbarang KM. 5, RT. 7 RW. 3, Kecamatan Karanganyar, bila ingin memacu adrenalin lewat wisata air yang menantang. Anda bisa menjajal arung jeram, rafting,camping dan berbagai wisata outbond lainnya.

Di sini juga diadakan festival durian tiap tahun, sehingga bagi pecinta durian wajib menyesuaikan tanggal dengan waktu festival dan menikmati aneka varian durian terbaik.

Wisata Linggo Asri

Wisata Linggo Asri

Untuk menikmati suasana pedesaan yang hijau nan asri, maka Anda bisa menghabiskan waktu di Yosorejo, Linggoasri, Kecamatan Kajen. Bukan hanya menyuguhkan pemandangan alam saja, namun juga wisata pendidikan dan olahraga pun tersedia di sini. 

Sebuah lokasi yang tepat untuk camping, dan bahkan ada mess yang disewakan serta bisa menampung sebanyak 200 orang peserta.

Kebun Teh Pagilaran


Kebun Teh Pagilaran

Anda juga bisa menikmati suasana kebun teh nan luas di Pekalongan, tepatnya di jalan Botosari, Paninggaran. Apalagi akses untuk sampai ke lokasi ini sangat mudah, bisa menggunakan kendaraan umum.

Saking luasnya, Kebun Teh Pagilaran berada di beberapa kecamatan dan itu membuat para pengunjung benar-benar puas dengan luasnya pemandangan kebun teh yang membentang.

Keindahan wisata alam di Pekalongan jangan sampai dilewatkan begitu saja, abadikan wisata terbaik Anda lewat jepretan kamera sebagai kenang-kenangan. Anda bisa menggunakan kamera DSLR, maupun kamera saku. 

Namun supaya lebih praktis, menggunakan smartphone juga bisa, misalnya iphone 12 Pro atau smartphone fotografi lainnya.

Bagaimana? Sudah menentukan spot wisata yang akan Anda kunjungi di Pekalongan musim liburan nanti? Jangan lupa selalu jaga kesehatan, ya!

Selasa, 10 November 2020

Karakteristik Daerah Ciri Kain Batik di Indonesia

Sebagai salah satu jenis warisan budaya Indonesia, kain batik sudah diproduksi oleh berbagai daerah di Indonesia dan masing-masing daerah memiliki karakteristik dalam menciptakan motif batik. 

Itulah kenapa terkadang Anda menjumpai satu jenis kain batik dan langsung bisa mengenali darimana batik tersebut berasal. Perbedaan karakteristik yang ada di Indonesia biasanya dipengaruhi oleh latar belakang sosial dan budaya dari daerah tersebut.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai keberagaman motif batik yang tersebar di seluruh Indonesia berdasarkan daerah asalnya, berikut beberapa jenis motif unik yang dibuat oleh daerah-daerah penghasil batik di Indonesia. daerah ciri kain batik

Mengenal Beberapa Daerah Ciri Kain Batik dan Keunikannya

1. Pekalongan


Pekalongan


Sebagai daerah yang terkenal sebagai Kota Batik karena produksi batiknya yang cukup tinggi serta berbagai motifnya yang sangat beragam, tidak heran jika motif batik Pekalongan menjadi salah satu motif yang paling banyak disukai.

Meskipun motif tujuh rupa adalah jenis motif yang paling terkenal, Pekalongan sendiri sebenarnya memiliki motif-motif lain seperti motif buketan, motif jlamprang, motif terang bulan, motif pisan bali, motif semen dan motif lung-lungan.

Meskipun berbeda, motif-motif tersebut memiliki beberapa kesamaan diantaranya adalah penampakan nuansa alamnya yang cukup kental. 

Nuansa alam diambil sebagai tema utama karena hal ini menggambarkan kondisi Pekalongan pada zaman dahulu sebagai tempat transit perdagangan. Perpaduan antara budaya china dan budaya lokal pun melekat disana sehingga tercipta lah motif dengan nuansa alam.

Karakter lain yang dapat ditemukan di semua jenis motif batik Pekalongan adalah penggunaan warnanya yang menarik. Dalam satu kain, warna yang digunakan bisa sangat beragam dan biasanya warnanya dominan cerah.

2. Madura


Madura


Selain Pekalongan, Madura juga cenderung menggunakan warna-warna cerah dan berani dalam membuat motif batik diantaranya adalah merah, ungu, hijau dan kuning. 

Biasanya motif dari batik Madura adalah jenis motif abstrak atau tanaman, atau bisa juga perpaduan dari keduanya. Beberapa jenis motif yang berasal dari Madura adalah Keong Mas, Karaben Sapeh dan Gorek Basi. Batik Madura dinamakan batik

3. Jakarta


Jakarta


Batik loreng ondel-ondel merupakan motif batik yang paling dikenal di Jakarta. Seperti namanya, batik ini memiliki warna yang cerah dan meriah seperti layaknya ondel-ondel. 

Kesan semarak pada motif batik sangat cocok dengan karakter masyarakat Betawi. Karena menggambarkan sebuah keceriaan, motif batik pun dibuat dengan warna-warna cerah seperti merah, kuning dan ungu.

Tidak hanya dari segi warna, motif batik ini pun juga menggunakan figure ondel-ondel untuk menekankan budaya orang Betawi. Meriahnya warna dan motif pada kain ini pun membuat penampilan menjadi semakin menarik.

4. Riau


Riau


Tidak seperti daerah lain, batik dari Riau cenderung tidak menggunakan motif hewan ataupun manusia. Motif batik Riau hanya menghadirkan unsur-unsur flora seperti bunga cempaka dan bunga tanjung. Karena menggambarkan unsur flora, warna-warna pada batik Riau biasanya adalah warna yang cerah.

Selain karena jenis motif yang dibuat, masyarakat Riau pun memang menyukai warna-warna cerah sehingga motifnya pun dibuat sesuai dengan karakteristik yang ada disana. Berbeda dari yang lain, batik Riau juga dibuat di atas kain sutera Cina.

Masih banyak daerah  ciri kain batik di Indonesia yang menciptakan motif batik sendiri sesuai dengan karakteristik masyarakatnya sehingga motif batik pun semakin lama semakin banyak. Pilihan motif yang sangat variatif membuat kain batik sangat unik. Itulah kenapa Indonesia harus berbangga memiliki batik sebagai warisan budaya karena kain ini tidak bisa ditemukan dimanapun di dunia.


 

Jumat, 06 November 2020

Macam-Macam Teknik Membatik Berdasarkan Jenisnya

Keindahan batik sebagai warisan budaya Indonesia tidak hanya sekedar diakui secara nasional saja melainkan sudah merambah ke kancah internasional dengan dinobatkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi ole UNESCO pada tahun 2009 lalu. 

Salah satu keunikan pada kain batik terletak pada teknik membatik itu sendiri. Meskipun sekarang ini cara pembuatan batik sudah sangat berkembang, cara tradisional dengan memakai lilin dan canting masih dilestarikan.

Ada berbagai macam teknik pembuatan batik yang mempengaruhi jenis dan hasil akhir dari kain batik itu sendiri seperti berikut ini.

Teknik Membatik yang Ada di Indonesia

Macam-Macam Teknik Membatik Berdasarkan Jenisnya


1. Teknik Tulis

Disebut dengan teknik tulis karena teknik yang digunakan pada batik tulis ini memang dilakukan dengan cara ditulis di atas kain dengan alat yang bernama canting. Canting merupakan sebuah alat yang terbuat dari bahan tembaga dan berbentuk seperti teko. Alat ini memiliki lubang di atas dan di ujungnya yang berfungsi sebagai tempat menampung dan keluarnya lilin.

Meskipun teknik tulis adalah teknik yang paling tradisional, tidak bisa disangkal bahwa batik tulis memiliki estetika yang paling indah diantara batik yang lainnya. Teknik tulis menghasilkan motif batik yang indah. Tidak heran jika batik tulis harganya sangat mahal karena tidak hanya proses pengerjaannya yang rumit saja namun juga memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikan satu kain batik.

2. Teknik Cap

Teknik cap merupakan perkembangan dari teknik tulis dimana pada teknik cap kain diberi motif menggunakan sebuah alat yang terbuat dari tembaga dan bentuknya seperti cap dalam ukuran besar. Hasil akhirnya pun hampir mirip dengan batik tulis karena keduanya sama-sama menggunakan lilin untuk membuat motifnya.

Bedanya pada teknik cap polanya dibentuk lebih dahulu menggunakan cap barulah kemudian dilanjutkan dengan canting. Penggabungan kedua cara tersebut membuat proses pengerjaan batik lebih cepat selesai karena motif tidak perlu ditulis sendiri secara manual.

3. Teknik Celup Ikat

Teknik yang satu ini mampu menghasilkan kombinasi warna yang menarik dan dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dibandingkan dengan kedua teknik di atas, celup ikat lebih mudah dan lebih murah biaya produksinya.

Dinamakan celup ikat karena prosesnya memang dibuat dengan mengikat kain lalu mencelupnya ke dalam warna. Kain ikatan akan tetap berwarna putih karena tidak tercelup sehingga menghasilkan warna yang unik. Dengan teknik ini bisa tercipta motif warna kombinasi menarik yang akan sulit dilakukan dengan teknik-teknik sebelumnya.

4. Teknik Printing

Seiring dengan berkembangnya teknologi, muncullah teknik printing dimana motif batik bisa dibuat dalam waktu yang singkat hanya dengan mencetak kainnya menggunakan mesin printing. Cara kerjanya hampir sama dengan mesin printing kertas, hanya saja peralatannya lebih besar dan kapasitasnya lebih banyak.

Dengan teknik printing, membuat motif batik menjadi jauh lebih mudah dan cepat. Selain itu harga jual kain batik pun menjadi lebih murah karena biaya produksi yang terjangkau. Akan tetapi nilai dan estetika pada motif batik itu sendiri menjadi hilang bahkan kain batik terlihat biasa saja karena motifnya hasil cetakan mesin.

Teknik membatik yang dipakai akan menghasilkan kain batik dengan kualitas berbeda. Hingga saat ini kain batik tulis masih menjadi primadona karena kecantikannya memang tidak bisa tergantikan. Itulah kenapa banyak yang rela membayar mahal karena batik yang satu ini memang unik kecantikannya. 

Meskipun demikian, adanya teknik pembuatan batik yang beragam memberikan banyak pilihan kepada masyarakat untuk mendapatkan jenis kain yang sesuai dengan kebutuhan mereka.